Perang Sampit terjadi pada tanggal 18 Februari 2001, ketika sebuah konflik antara suku Dayak dan suku Madura di Sampit, Kalimantan Tengah, meledak menjadi kekerasan. Konflik ini bermula dari sebuah insiden kecil, ketika seorang warga Madura dituduh mencuri sebuah sepeda motor dari seorang warga Dayak. Namun, insiden ini kemudian berkembang menjadi sebuah konflik besar yang melibatkan kedua suku.
Berikut sebuah potongan teks (piece) berbahasa Indonesia tentang film dokumenter terkait Perang Sampit — pendek, padat, dan reflektif. video dokumenter perang sampit best
(5:00 - 15:00)
Mencari informasi tentang dampak sosial jangka panjang dari peristiwa tersebut. Perang Sampit terjadi pada tanggal 18 Februari 2001,
The Sampit conflict of 2001 was a sudden and devastating explosion of communal violence between the indigenous Dayak people and migrant Madurese settlers. Within weeks, the violence claimed hundreds of lives, displaced tens of thousands of people, and left an indelible mark on the island of Borneo. Within weeks, the violence claimed hundreds of lives,